Ads 720 x 90

Nira aren dan pengelolaan

Airnira - Nira Aren adalah cairan manis yang dihasilkan dari pengirisan atau penyadapan tandan buah aren baik yang jantan atau betina namun biasanya yang disadap bunga jantan karena cairannya lebih banyak dan memiliki mutu lebih lebih baik dibanding bunga betina. Nira aren dan pengelolaanya sangat penting bagi petani atau industri yang mengelolanya sebab nira aren biasanya dilakukan penyadapan dan pengambilan sebanyak 2 (dua) kali dalam sehari, yaitu pada waktu pagi dan soren hari.

Pengeloaan nira aren



Pengelolaan nira aren membutuhkan beberapa proses atau tahapan dan tata cara pembuatannya.

Pertama, buat tangga yang baik. Bisa dari bambu, lebih baik dari besi. Kemudian buat tempat kerja aman dan nyaman. Jangan bekerja dalam tapak sederhana sampai Anda ingin bekerja di sana seperti monyet.

Kita adalah manusia, bukan monyet. Kita membutuhkan tempat kerja yang aman dan nyaman sehingga pekerjaan kita baik. Tempat kerja yang tidak aman akan membahayakan jiwa. Tempat kerja yang tidak menyenangkan akan membuat kita cepat lelah, sehingga proses kerja tidak optimal. Akibatnya, pekerjaannya juga tidak akan baik dan memuaskan. Tempat kerja dimaksudkan untuk proses pembukaan pemegang kelapa sawit.

Mengetuk tidak lagi diperlukan karena proses mengetuk hanya membutuhkan sekitar. 6 menit dan proses kerjanya mudah. Atau setidaknya kenakan sabuk pengaman untuk melindungi jika kaki Anda tergelincir di beberapa titik.

Sabuk pengaman tidak harus mahal, Anda bisa membuatnya sendiri. Yang penting adalah bisa menahan berat badan tiga kali dan tidak menangkap tubuh jika kita terjatuh. Lebih baik jika sabuk pengaman dilengkapi dengan sabuk penyangga pinggul dan punggung.

Ciri-ciri tumpukan aren yang sudah mulai terbuka adalah ketika serbuk sari tangkai dan serbuk sari yang ada di bunga jantan yang masih kuncup tidak lagi berlari jika dibuka dan diperas dengan jari-jari mereka. Ingat pesan saya dengan hati-hati, jangan membuka tumpukan yang belum siap dibuka.

Pertama-tama bersihkan / lepaskan pelepah yang menutupi tumpukan. Biasanya, penyadap menggunakan cetakan potong. Jangan membuang pelepah yang tidak membuka tanda.

Melemparkan pelepah dengan sembarangan menghasilkan hasil yang lebih sedikit. Untuk pemula, upih / jubah yang mengikat bundel tidak dibuang. Cukup lemparkan sedikit demi sedikit saat Anda menekan. Ikat banyak di perbatasan antara lengan dan lengannya yang bersih.

Tautkan dengan tegangan yang cukup ke batang atas. Tali ini untuk mencegah bundel agar tidak pecah saat membuka tumpukan. Tali itu bisa terbuat dari ijuk, juga bisa dari tali nilon.

Ayunkan bungkusan ke kiri dan kanan pohon 50 kali. Giliran dihitung ketika posisi grup kembali ke posisi semula. Jarak ayunan kira-kira. 30 cm diukur di perbatasan antara lengan bersih dan lengan teduh. Kemudian Anda memukul tumpukan dengan tukang daging 200 kali.

Kekuatan pukulan harus diperlihatkan daripada pada kelompok memar. Pertama tekan bagian bawah bundel, kemudian pukulan melingkar ke atas. Sampai bagian atas tumpukan bersih, ulangi dari bawah lagi, jangan memukul dengan arah pukulan bergerak dari atas ke bawah.

Kemudian ayunkan lagi selama 50 ayunan. Akhirnya, tekan batang tepat di bawah bagian bawah pangkalan 10 kali sekuat Anda menekan blok. Perhatikan, tandan tidak kena. Lakukan ini setiap 4 hari sampai lebih dari 50 bundel bunga jantan gugur.

Ketukan dan belokan biasanya dilakukan 5-6 kali. Atau dalam 20-24 hari. Potong rambut palm lurus di antara garis lengan yang bersih di pagi hari. Gunakan pisau penyadapan yang tajam dan bersih. Biarkan air jatuh ke akar pohon aren. Di jaga siang. Jika air berhenti menetes, keran setebal 1 mm di area drainase.

Biarkan airnya jatuh. Air nira aren jatuh dan dirasakan oleh akar pohon merangsang pohon untuk menghasilkan lebih inklusif. Pagi berikutnya lihat lagi, lakukan hal yang sama hingga 2 hari atau 4 kali untuk mengetuk.

Cara mengalirkan air nira aren ke wadah penampung


  1. Tutuplah bidang sadap dengan plastik atau sejenisnya.
  2. Ikat melingkar dengan tali plastik atau karet yang tahan dan kuat seperti ban dalam bekas.
  3. Sayat bagian bawah plastik tersebut sedikit saja.
  4. Bagian plastik yang mengarah ke wadah penampung sedikit dipanjangkan agar air nira bisa mengalir.
Disadur dari berbagai sumber dan terimaksih telah berkenan membaca artikel kami tentang 'nira aren dan pengelolaan' semoga memberi manfaat.

Related Posts

Posting Komentar

Subscribe Our Newsletter