Ads 720 x 90

Apa itu nira kelapa? Komposisi dan Kandungan Zat Nira Kelapa

Apa Definisi Nira Kelapa?


Nira kelapa adalah cairan bening yang keluar dari bunga kelapa atau dari pucuk kelapa yang masih belum terbuka. Nira kelapa paling banyak digunakan untuk dijadikan bahan mentah dalam pembuatan gula merah atau gula jawa. Nira kelapa dinamakan “legen“ kata ini istilah yang diambil dari bahasa jawa, yang asalnya dari kata legi (manis).

Dalam keadaan segar nira kelapa memiliki rasa manis, tidak berwaran dan baunya harum. Selain jadi bahan baku pembuatan gula, nira kelapa juga dapat digunakan sebagai bahan makanan, minuman tuak, asam cuka dan minuman segar.

Komposisi nira kelapa

Nira kelapa


Komposisi nira kelapa terdiri dari air, gula, sukrosa, reduksi, bahan organik, dan bahan anorganik.

Air dalam nira kelapa merupakan bagian yang paling besar yaitu antara 75 – 90 %. Sementara Sukrosa bagian zat padat yang tertinggi berkisar antara 12,30 – 17,40 %. Gula reduksi antara 0,50 – 1,00 % dan kaposisi yang lain adalah senyawa organik dan anorganik.

Gula reduksi dalam nira kelapa jumlahnya sangat rendah yang meliputi heksosa, fruktosa, glukosa, dan mannosa. Bahan organik yang terdiri dari karbohidrat (tidak termasuk gula), protein, asam organik, asam amino, lemak dan zat warna. Bahan organik terdiri dari mineral (Gautara dan Soesarsono, 1980).

Kandungan zat pada nira kelapa


Nira kelapa diketahui mengandung banyak zat gizi diantarana karbohidrat, lemak, mineral dan protein. Kandungan karbohidrat pada nira kelapa hingga mencapai 11.28% inilah yang menyebabkan nira kelapa rasanya manis. Maka tidak heran nira kelapa sangat disukai oleh bermacam bakteri, mikroba, jasad renik yang dapat menyebabkan perubahan dan kerusakan sifat-sifat nira.

Selain itu nira kelapa mengandung ragi liar yang sangat aktif yang dengan mudah mengalami fermentasi. Bila nira tersebut terlambat dimasak, warna nira akan berubah, yang awalnya putih menjadi keruh dan kekuning-kuningan, rasa yang semula manis akan berubah masam, dan baunya menyengat. Perubuhan ini karena adanya senyawa 'mikroorganisme' di dalam nira kelapa yang merubah sukrosa menjadi gula reduksi (Budiyanto, 2002.

Nira kelapa yang baru menetes dari bunga tandan mengandung pH sekitar 7, dan akan mengalami perubahan (fermentasi secara alami) menjadi asam pH secara alamai, hal tersebut disebabkan terpengaruh lingkungan di sekitarnya nira sebab nira mudah terkontaminasi.

Sumber: 

https://imammukhlisin271.wordpress.com/2013/06/11/laporan-nira/

Related Posts

Posting Komentar

Subscribe Our Newsletter